Insiden Tol Becakayu, anggota DPR minta PT Waskita diberi sanksi tegas

Merdeka.com – Penyangga cetakan beton (sebelumnya ditulis tiang girder) proyek Tol Becakayu roboh, Selasa (20/2). Akibat insiden ini, 7 pekerja proyek yang digarap Waskita Karya itu luka. Satu orang dilaporkan dalam kondisi kritis.

Insiden tol Becakayu ini hanya satu dari sederet proyek nasional yang alami kecelakaan kerja. Pemerintah pun diminta memberikan sanksi tegas kepada para kontraktor yang lalai menggarap proyek-proyek pemerintah sehingga berakibat kecelakaan.

Wakil Ketua Komisi V DPR Sosiantomo mendesak pemerintah beri sanksi pada PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor pelaksana proyek tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu).

“Komisi V meminta pemerintah untuk secara tegas memberikan sanksi dan meminta untuk melakukan evaluasi terhadap konsultan pengawas dan kontraktor pelaksana,” kata Sigit saat dihubungi, Selasa (20/2).

Selain itu, Sigit meminta pemerintah melalui Komite Keselamatan Konstruksi untuk mengusut insiden tol Becakayu itu. Pemerintah dan kontraktor pelaksana juga diminta untuk fokus pada penanganan korban.

“Pemerintah melalui komite keselamatan konstruksi/panel ahli untuk segera mengusut dan menjelaskan apa yang terjadi,” tegasnya.

Atas rentetan insiden kecelakaan proyek infrastruktur ini, kata Sigit, Komisi V akan menjadwalkan rapat bersama pemerintah pada masa reses saat ini.

“Merencanakan untuk mengagendakan rapat untuk membahas saat reses ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *