PT KAI Diminta Cari Jalur Alternatif Reaktivasi Rel Pelabuhan Tanjung Emas

996842_387485244704140_141125559_n

SEMARANG, suaramerdeka.com – Komisi V DPR RI mengimbau PT KAI mencari jalur alternatif untuk reaktivasi jalur rel ke Pelabuhan Tanjung Emas. Permasalahan sengketa lahan dengan masyarakat dinilai tidak akan mungkin selesai dalam waktu yang singkat.

“Sehingga nanti menghambat pembangunan, ini sama seperti kasus-kasus yang lalu soal sengketa dengan warga. Sampai saya punya cicit pun persoalan ini tidak akan pernah rampung,” kata anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo bersama rombongannya ketika berkunjung di Terminal Pelabuhan Tanjung Emas, Jumat (7/10).

Sigit menegaskan, penggusuran yang telah dilakukan akan menyebabkan permasalahan tersebut bertambah panjang. Apalagi beberapa lahan sudah memiliki sertifikat. Pihaknya mengimbau agar jalur alternatif segera dikaji ulang untuk menentukan rute baru. Rute baru diharapkan menimbulkan dampak sosial yang lebih sedikit.

“Saya lihat jalur yang pertama digunakan dari peta satelit banyak lahan warga yang terkena. Meski saat ini tinggal sedikit, tapi kami tegaskan agar PT KAI mencari jalur alternatif. Karena, persoalan sengketa tanah pasti akan berlangsung sangat lama,” imbuhnya.

Terpisah, Dio Hermansyah selaku kuasa hukum warga Kebonharjo mengatakan, jalur reaktivasi harus dikembalikan seperti awal tanpa ada shortcut. Pihaknya akan terus mendapingi proses hukum warga Kebonharjo. “Sidang lagi nanti tanggal akan dimulai 12 Oktober. Kami berharap Komisi V DPR RI bisa memanggil pihak-pihak yang terkait masalah kericuhan agar permasalahan menjadi jelas,” tandasnya.(http://berita.suaramerdeka.com/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *